Our Feeds
Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 08 Maret 2016

Unknown

Inilah 7 Wisata Yang Harus Anda Coba Di Cilacap



Cilacap

Mungkin nama tempat ini sedikit asing ditelinga oarang-orang. Apalagi orang-orang kota atau luar pulau jawa.
Tenang Cilacap itu masih di Indonesia, tepatnya ada di Jawa Tengah. Cilacap memiliki daerah terluas di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, jadi pesona pantai di Cilacap sangat beragam. Selain itu Cilacap juga memiliki perpaduan budaya Sunda dan Jawa Barat karena berada di perbatasan kedua provinsi tersebut.
Masih banyak wisatawan yang belum mengenal pesona wisata di Cilacap. Padahal banyak tempat wisata yang sangat indah disini. Maka dari itu disini akan memberikan rekomendasi tempat wisata di Cilacap yang wajib dikunjungi oleh cilacappost semua.

1. Pulau Nusakambangan, Begitu Menawannya Sang Pulau Penjara.

Pulau Nusa Kambangan #Blogcilacap.com
Pulau Nusa Kambangan 
Pulau ini memang adalah tempat perasingan narapidana dengan kasus besar di Indonesia. Pulau ini terletak di sebelah selatan Cilacap, untuk menuju kesini bisa menggunakan kapal nelayan dari Teluk Penyu dengan jarak tempuh selama 10 menit.
Walaupun merupakan pulau perasingan, dengan penjara berisi terpidana kelas kakap, pulau ini tetap memiliki daya tarik wisata tersendiri. Daya tarik wisata yang dimiliki oleh pulau ini antara lain hutan cagar alam, keindahan batu karang, hutan belantara, gua, benteng, serta pantai. Disini ada benteng Karang Bolong dan Benteng Pendem, sementara untuk pantai, ada Pantai Karang Pandan.

2. Pantai Teluk Penyu, Manyajikan Ganasnya Ombak Pantai Selatan

Pantai Teluk Penyu Kota Cilacap #Blogcilacap.com
Pantai Teluk Penyu Kota Cilacap 
Pantai Teluk Penyu menjadi pantai yang sangat terkenal di Cilacap, lokasinya sangat mudah dicapai karena berada tidak jauh dari pusat kota atau tepatnya berada di Kecamatan Cilacap Selatan. Disini akan mendapatkan sebuah pantai dengan ombak yang sangat besar dengan pemandangan Pulau Nusakambangan yang terlihat jelas diseberangnya.
Anda juga bisa melihat banyak perahu-perahu nelayan di sekitar pantai.dan juga bisa membeli hasil tangkapan mereka. Disepanjang pantai juga ada resto yang menyediakan kuliner seafood segar. Selain itu disini juga terdapat banyak toko souvenir yang menjual berbagai kerajinan laut.

3. Kampung Laut, Surga Kuliner Laut Dan Melihat Kehidupan Masyarakat Lokal Yang Hidup Dari Laut

Kampung Laut Kota Cilacap #Blogcilacap.com
Kampung Laut Kota Cilacap 
Kampung Laut adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi pencinta kuliner laut. Jadi kampung ini ternyata manjadi tempat berkembangnya lobster dan kepiting Gemes. Tentu saja akan ada berbagai macam sajian seafood yang mantap disini.
Untuk menuju kampung ini harus melewati Nusa Kambangan dan menyusuri Hutan Bakau terlebih dahulu. Kampung ini terdiri dari rumah-rumah yang berdiri di atas  laut Anak Segara.
Objek wisata yang bisa anda nikmati di kampung ini adalah hutan bakau, fauna laut, dan Gua Karst. Selain itu juga bisa berbaur dengan masyarakat lokal dengan kehidupan unik karena hidup diatas perairan laut dan begitu menjaga laut sebagai tempat penghidupan mereka.

4. Benteng Pendem, Menapaki Benteng Pertahanan Belanda Dijaman Penjajahan

Wisata Benteng Pendem Di Kota Cilacap #Blogcilacap.com
Wisata Benteng Pendem Di Kota Cilacap 
Benteng Pendem di Cilacap ini merupakan peninggalan Belanda saat masa penjajahan dulu. Dalam bahasa Belanda benteng ini sering disebut dengan “Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap”. Benteng ini terletak 0,5 km ke arah selatan dari Obyek Wisata Teluk Penyu dan berada di atas tanah seluas 6,5 Ha, di kawasan Pantai Teluk Penyu Cilacap.
Benteng Pendem ini merupakan markas pertahanan tentara Hindia-Belanda yang dibangun secara bertahap pada tahun 1861-1879.
Bangunan Benteng Pendem ini masih kokoh berdiri, dengan dikelilingi parit. Selain itu, Benteng Pendem ini juga mempunyai 60 kamar/ barak, benteng pengintai, gudang senjata, terowongan, ruang penjara, ruang rapat, ruang amunisi, ruang tembak dan 13 tempat-tempat penting untuk pertahanan yang dikelilingi oleh pagar dan parit serta tertimbun tanah sedalam 1-3 meter.
Benteng Pendem Cilacap Jawa Tengah #Blogcilacap.com
Benteng Pendem Cilacap Jawa Tengah 
Disini anda bisa mengamati bagaimana napak tilas Hindia-Belanda membangun pertahanan di Nusantara. juga bisa menikmati keindahan tempat wisata ini dengan brbagai fasilitas seperti tempat istirahat, gazebo, ayunan, kolam pemancingan dan sejumlah patung dinosaurus. selain itu dari atas benteng pendem, wovger juga bisa melihat pemandangan pulau nusakambangan dengan sangat jelas.

5. Pantai Indah Widarapayung, Pantai Indah Yang Pernah Terimbas Tsunami Pangandaran

Pantai Indah Widarapayung Cilacap Jawa Tengah
Pantai Indah Widarapayung Cilacap Jawa Tengah
Pantai ini ternyata pernah diterjang bencana tsunami pangandaran pada 2006 silam. Letak pantai ini berada di sebelah timur Cilacap, tepatnya di Kecamatan Binangun.
Wilayah pantai Widarapayung memang tidak terlalu luas, namun kondisi pantainya sangat landai dan dipagari pohon kelapa, sehingga membuat pantai ini begitu menawan.
Pantai ini memiliki gelombang yang cukup besar dan cocok sebagai tempat berselancar. Karena itu disini terdapat klub selancar bernama WSC (Widarapayung Surfing Club). Bahkan tempat ini pernah dijadikan tempat untuk Surf Contest Nasional dengan tema Widarapayung Surf Contest pada tahun 2010 dan di ikuti oleh para Surfer, Surfgirl nasional dan mancanegara.

6. Pantai Karang Pandan, Pantai Yang Eksotis Di Kawasan Nusa Kambangan

Pantai Indah Karang Pandan Cilacap Jawa Tengah
Pantai Indah Karang Pandan Cilacap Jawa Tengah
Pantai Karang Pandan memiliki keindahan yang tidak kalah dengan Pantai Teluk Penyu. Pantainya cantik dengan pasir putihnya. Tapi Wovger perlu hati-hati jika bermain dipantai ini karena ombaknya relatif besar dan banyak karang.
Untuk sampai di Pantai Karang Pandan, anda harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan ini anda akan melewati Benteng Karang Bolong. Jadi bisa sebentar mampir melihat-lihat keadaan benteng ini sekaligus menikmati sejarah Indonesia dimasa kolonial Belanda.

7. Sedekah Laut, Larungan Ala Cilacap Sebagai Ucapan Syukur Pada Tuhan

 Sedekah Laut, Larungan Ala Cilacap Sebagai Ucapan Syukur Pada Tuhan.
Sedekah Laut, Larungan Ala Cilacap Sebagai Ucapan Syukur Pada Tuhan.
Sedekah Laut adalah salah satu budaya di Cilacap yang sudah turun temurun berlangsung sejak zaman pemerintahan Adipati Cakrawerdaya III pada tahun 1817. Akan tetapi, tradisi tersebut sempat terhenti dan dihidupkan kembali semasa Bupati Poedjono Pranjoto pada tahun 1982 hingga saat ini.
Sedekah laut acara tahunan dengan melakukan pelarungan sesaji berupa makanan dan kepala kerbau ke tengah laut. Acara ini biasa di laksanakan di teluk penyu, biasa nya sebelum di larungkan sesaji di arak terlebih dahulu sepanjang perjalanan menuju teluk penyu
Bagaimana apakah anda mulai tertarik untuk mengeksplorasi wisata-wisata indah di Cilacap ini? Ayo mulai kemasi tas dan jalan-jalan ke Cilacap. Oh iya masih ada banyak destinasi wisata tersembunyi di Cilacap. Jika anda yang tau dan mau memberikan rekomendasi, jangan segan-segan berbagi di komentar :)
Ayo Share ke yang lainya ya? Agar tidak kamu saja yang tau ini !
Unknown

MR - Erzbergrodeo Enduro Cross Training




The Racedirector trains with the Austrians best
Unknown

Honda World Motocross skids and wheelies - Nils factory visit



The Honda World Motocross team tears up the Nils factory during their visit to learn more about how lubricants are developed for their factory CRF450R machines. Evgeny Bobryshev and Max Nagl visit the oil manufacturers with the team and after spending the morning in the technical side of the factory, they take their race machines to burn some rubber on the factory floor before heading to the Maggiora MXGP round in Italy.
Unknown

Tron Light Bike ( Lithium Powered )




Gotta admit, as a Milwaukee kid there is something about the throaty roar of a Harley Davidson that warms the cockles. But the all-electric Light Cycle modeled after the machines in Tron makes a head-snapping case for whisper-quiet technology.

It is the creation of Parker Brothers Choppers out of Texas and Evolve Motorcycles, a made-in-America startup building electric scooters that are actually a zippy good time. Since the latest Lithium ion batteries are so small (thanks, cell phone engineers!), motorcycle designers can go nuts with new concepts and this $55,000 baby is proof.

But the Parker Brothers still love their internal combustion, so we also checked out their grown-up Green Machine, a modern spin on the old Big Wheel rival built around a Harley Davidson engine. Check it out. Lets talk about it :- http://www.brokeout.com/?page_id=4/en...
Unknown

Innalillahi, Satu Balita Meninggal Akibat DB di Banyumas

Balita berumur empat tahun bernama Dani Satria Wibawa, warga Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas meninggal dunia akibat akibat demam berdarah dengue(DBD), Sabtu dinihari.
“Namanya, Dani SW, Ledug RT 05 RW 5 Kecamatan Kembaran. Dinyatakan meninggal pada Sabtu pagi dinhari sekitar pukul 02.05 WIB,” kata Humas RSUD Margono Sukarjo, Parsono, Sabtu.
Parsono mengatakan anak Melki Wibowo ini dirujuk ke RSUD pada 3 Maret lalu dari RS Sinar Kasih, dan langsung masuk ruangan perawatan intensif (ICU).
Kata dia, Dani sempat transfusi darah. Namun, kondisinya semakin menurun. Pada Sabtu pukul 02.05 WIB Dani dinyatakan meninggal dunia.
“Langsung masuk tanggal tiga ditangani ke ICU. Namun pada tanggal 5 Maret tadi pagi 02.05 WIB meninggal dunia,” ujarnya.
Soal kebutuhan tranfusi darah, Parsono menjelaskan, RSUD Margono menyediakan instalasi khusus bank darah kerjasama dengan Palang Merah Indonedia (PMI). Itu sebab, kebutuhan darah di RSUD Margono cukup.
“Rumah sakit sendiri ada instalasi khusus transfusi darah kerjasama dengan PMI. Ada kita, bank darah namanya. Itu ada di situ,” tambahnya.
Ia menegaskan, seluruh biaya perawatan DB di RSUD Margono gratis asal pasien bersedia ditempatkan di sal kelas 3 RSUD.Kendati demikian, tidak seluruh pasien DB tidak dirawat di ruangan khusus.
“Ya tetap berdasar kelasnya,” ungkapnya.
Data di Dinas Kesehatan Banyumas menyebut, Dani adalah korban meninggal akibat DB ke-10. Hingga hari ini seratusan lebih pasien DB dirawat di sejumlah rumah sakit dan Puskesmas Rawat Inap yang ada di Kabupaten Banyumas.
Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein menetapkan status Kejadian Luar Biasa (DBD) di Banyumas 4 Februari lalu.
Unknown

Siswi Ini Laporkan Dugaan Tindak Pencabulan yang Dilakukan Gurunya

Seorang siswi madrasah tsanawiyah di Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas melaporkan dugaan tindak pencabulan yang dilakukan gurunya beberapa waktu lalu. Siswi kelas VII berinisial Kh (14), melaporkan gurunya yang berinisial TP (39) karena melakukan tindak asusila terhadap dirinya dan juga terhadap siswi lainnya.
Saat diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Markas Kepolisian Resor (Polres) Banyumas, Kh menceritakan dirinya menjadi objek aksi bejat sang guru saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. “Saya seperti dihipnotis dan kemudian dia melakukan tindakannya di sanggar,” katanya kepada petugas, Senin (7/7).
Kepada petugas jaga, Kh mengaku pernah menceritakan kasus yang dialaminya kepada temannya. Saat menceritakannya kepada temannya, Kh sempat terkejut karena temannya juga pernah mengalami kejadian serupa yang dialaminya. “Nggak tahunya, teman yang saya ajak cerita juga pernah mengalami hal yang sama,” jelasnya.
Usai diminta keterangan, korban yang ditemani orang tua dan tokoh pemuda setempat melakukan pelaporan pertama di unit perlindungan perempuan dan anak Polres Banyumas. Menurut penjelasan pendamping korban, Wahyu Santoso, korban terakhir mengalami tindak asusila sekitar awal Februari lalu.
“Setelah kejadian tersebut, korban tidak sekolah selama seminggu karena trauma. Saat itu, dia bilang akan kembali bersekolah jika guru yang bersangkutan dipindahkan,” jelasnya.
Menurut Wahyu, korban pernah bercerita ada beberapa korban lain yang menjadi korban sang guru. Dalam kesehariannya di madrasah tsanawiyah tersebut, jelas Wahyu, TP mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia.
“Dia juga menjadi pembimbing ekstrakurikuler pramuka. Aksi yang dilakukan pelaku biasanya di dalam satu ruangan dan hanya berdua saja,” katanya.
Sembuhkan Kesurupan
Selain itu, katanya, pelaku mengaku memiliki kemampuan untuk menyembuhkan orang yang kesurupan. Saat itulah, lanjutnya, korban dibawa pelaku ke dalam ruang sanggar pramuka yang tertutup tanpa ada orang lain.
“Saat itu, pelaku melakukan aksinya. Selesai melakukan aksinya, pelaku sempat mengancam korban dan meminta agar tidak memberitahukannya kepada orang lain. Pelaku mengancam kalau memberitahukan kepada orang lain, nilai korban akan jelek dan korban akan dikeluarkan dari sekolah,” jelasnya.
Masih menurut Wahyu, keluarga korban yang pernah melaporkan perkara tersebut ke kepolisian sektor (Polsek) Purwojati diminta menarik laporannya. Ia mengemukakan pencabutan laporan tersebut didesak beberapa pihak yang ingin agar kasus tersebut tidak mencuat.
“Bahkan, keluarga korban diminta untuk menandatangani kesepakatan damai. Keluarga juga sempat ditakut-takuti, kalau kasus ini sampai ranah hukum akan menghabiskan duit banyak,” jelasnya.
Dari informasi yang dihimpun Purwokertokita.com, dalam surat perjanjian yang ditandatangani pelaku dengan orang tua korban, disebutkan agar pihak keluarga tidak menuntut perbuatan pelaku. Kemudian pelaku bersedia untuk dimutasi ke tempat lain dan akan membayar uang penyembuhan sebanyak Rp 1,5 juta.
Sementara itu, kepala satuan reserse dan kriminal Polres Banyumas, Ajun Komisaris Polisi Andi Kadesma mengatakan, pelaporan kasus ini sudah diterima secara lisan pihaknya. Dia berjanji akan melanjutkan pengembangan kasus dugaan pencabulan tersebut.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, jika ada unsur pidananya kita akan proses dan melakukan pengembangan,” ujarnya.
Unknown

Komunitas Hindu Klinting Bersiap Sambut Nyepi

Komunitas masyarakat Hindu yang berada di Desa Klinting Kecamatan Somagede Banyumas saat ini bersiap menyambut Hari Raya Nyepi 1938. Persiapan tersebut sudah dilaksanakan sejak Minggu (6/3) lalu dengan beberapa ritual.
Meski minoritas, toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan tetap dijunjung tinggi masyarakat setempat. Kepala Desa Klinting, Sudir mengemukakan selama ini sebelum perayaan Hari Raya Nyepi kerap dilakukan sosialisasi. “Langkah ini dilakukan agar warga bisa menghargai perayaan Nyepi,” katanya saat ditemui di kantor Pemerintah Kabupaten Banyumas, Senin (7/3).
Ia mengemukakan, warga non-Hindu di wilayahnya juga turut membantu kegiatan dalam menyongsong hari besar keagamaan tersebut. Ia mengakui, sudah sejak dulu keberagaman menjadi identitas di wilayahnya. Bahkan, Pura Giri Kendeng yang berada di desa tersebut menjadi pusat perayaan ritual Nyepi di Banyumas.
“Kami tetap saling bergotong royong, bahkan dari kalangan minoritas sendiri ada yang menjadi kepala dusun. Hingga kini, jumlah penduduk pemeluk Hindu di tempat kami mencapai lebih dari 180 jiwa,” jelasnya.
Sementara itu, pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kecamatan Somagede, Minoto Dharmo mengemukakan rangkaian peringatan menyongsong Nyepi diawali dengan upacara Melasti di Pantai Selok, Cilacap.
“Saat ini, kami melakukan persiapan untuk sesaji dan keperluan upacara. Besok (Selasa, 8/3) akan dilakukan upacara Tawur Agung,” ujarnya.
Umat Hindu di Desa Klinting akan melaksanakan tapa brata penyepian mulai Selasa (8/3) sekitar pukul 18.00 WIB hingga Rabu (9/3) pukul 18.00 WIB. Ritual ini dilakukan selama 24 jam penuh sesuai dengan keyakinan yang dianut.
Diakuinya, meski merupakan minoritas, mereka terbiasa hidup bersama dengan umat lain, tanpa adanya gesekan antarumat beragama. masih menurut Minoto, masyarakat Desa Klinting sangat menghargai perbedaan dan toleransi yang tinggi.
“Selama peringatan Nyepi tidak pernah ada masalah, mereka (masyarakat) sudah terbiasa. Kami harap pada peringatan tahun ini bisa berjalan lancar,” ujar dia.